Kamis, 01 September 2016

cara berternak burung kenari

   Beternak Burung Kenari merupakan aktifitas yang menyenangkan dan menguntungkan. Dalam beternak kenari anda akan mendapatkan pengalaman berharga, disamping hobi anda tersalurkan anda juga akan mandapatkan keuntungan dari hasil penjualan anakan nantinya. Banyak peternak yang menjadikan budidaya kenari ini sebagai lahan bisnis karena penangkaran kenari mempunyai prospek bagus dan menjanjikan. Tentunya Burung Kenari mempunyai nilai jual yang tinggi. Harga kenari dari waktu ke waktu cendrung stabil, mulai dari harga ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah, sehingga saat ini banyak pemula yang ingin sukses ternak kenari.


   Mengapa ternak burung kenari?. Burung Kenari saat ini menjadi salah satu burung favorit sepanjang masa bagi kalangan pecinta burung di tanah air. Burung Kenari merupakan burung pemakan biji-bijian, memiliki postur yang relatif kecil dan memiliki corak warna bulu yang indah serta alunan kicauan nya yang mengalun dan merdu, sehingga dapat menyenangkan hati pemiliknya. Burung ini juga merupakan burung lomba yang peminatnya sangat ramai sekali. Bagi pemula, Saya sarankan untuk memulai

ternak kenari
lokal atau kenari kecil dulu, karena relatif lebih mudah dibanding ternak kenari postur atau kenari besar seperti yorkshire,F1,F2 dan F3. Namun bila memungkinkan tidak masalah anda memulai beternak kenari besar. Bagi sobat kicau mania yang ingin segera memulai beternak burung kenari, berikut saya bagikan panduannya di bawah ini.

1. Membedakan Kelamin Pada Burung Kenari



Sebagai calon peternak atau peternak pemula anda harus bisa membedakan Kenari jantan dan Kenari betina. Apa jadinya bila kanari yang anda ternak sama-sama jantan atau sama-sama betina he..he.. Memang awalnya terasa sulit menentukan jenis kelamin burung kenari namun lama-lama anda akan paham dengan sendirinya. Tips membedakan jenis kelamin kenari yang sudah dewasa:







JANTAN


  •  Kloaka atau dubur menonjol, tegak lurus atau vertikal.
  •  Berbunyi ngerol dan nyaring.
  •  Bodi atau tubuh nya cendrung ramping memanjang, leher lebih panjang.


BETINA


  •  Kloaka atau dubur tidak menonjol tapi datar.
  •  Bodi atau tubuh nya cendrung agak bulat dan leher lebih pendek.

2. Mengetahui Usia Kenari Dan Kesiapan Kenari


Usia Kenari dan kesiapan Kenari menjadi faktor penting sukses atau tidak nya dalam proses penangkaran burung mungil ini. Kenari yang sudah siap diternak idealnya usia 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan. Namun untuk kenari postur atau besar seperti keturunan kenari yorkhire idealnya usia 10 bulan atau lebih.


TIPS:

Kenari yang sedang diternak pastikan dalam kondisi birahi, karena ada kalanya kenari yang sudah cukup umur namun tidak birahi, sehingga sulit diternak karena sulit berjodoh. Dan kenaripun harus dalam keadaan sehat.

CIRI-CIRI KENARI BIRAHI=


Kenari jantan : Sering berkicau atau gacor terkadang terlihat menabrak jeruji sangkar. Melompat-lompat ke kanan ke kiri dibagian dasar sangkar kadang sambil berbunyi. Kenari jantan berbunyi nyaring dengan gayanya menurunkan sayap setengah badan di atas tangkringan.


Kenari betina : Sering bunyi cuit memanggil pejantan. Merobek koran atau kertas yang ada di dalam sangkar. Dan sering ngeleperkan sayap nya.


3. Perhatikan Sangkar Kenari Dan Sarana Penunjang Lainnya


Setelah anda menyiapkan sepasang kenari yang sudah siap diternak. Langkah berikut nya adalah menyiapkan sangkarnya. Tips memilih sangkar kenari ternak, pertama pilihlah sangkar box khusus ternak, alternatif kedua menggunakan sangkar yang bagian tengahnya ada penyekatnya sehingga memudahkan saat proses penjodohan. Untuk sangkar kenari jantan sebaiknya menggunakan sangkar gantung yang agak besar seperti sangkar kos-kosan lalu letakanlah sangkar tersebut ditempat yang aman dan tenang.
 
Kebutuhan makanan kenari yang baik perlu diperhatikan, supaya proses ternak kenari berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Makanan Kenari ialah berupa biji-bijian seperti canary seed, biji sawi, millet, sayuran berupa sawi ijo, sawi putih, mentimun dan buah apel, tidak lupa air minum selalu tersedia di dalam sangkar. Sebagai tambahan diberikan telur rebus. Telur rebus yang diberikan telur puyuh atau telur ayam bila perlu tambahkan juga multivitamin khusus ternak kenari.

4. Proses Penjodohan


Dalam proses ternak kenari tidak lepas dari proses penjodohan. Penjodohan Kenari adalah proses memperkenalkan kenari jantan dengan kenari betina atau sebaliknya. Kenari jantan dan betina ditempatkan pada sangkar berbeda kecuali menggunakan sangkar yang ada penyekatnya, kenari jantan dan dan betina hanya dibatasi oleh penyekat tersebut. Namun kali ini saya akan membahas beternak kenari menggunakan sangkar box khusus ternak burung kenari.

Sangkar box khusus untuk kenari betina.

Sangkar gantung untuk kenari jantan.

TIPS MENJODOHKAN KENARI: *Dekatkanlah kedua sangkar tersebut, kenari betina yang ada pada sangkar box dan kenari jantan yang ada pada sangkar gantung. Idealnya proses penjodohan ini 3 hari. *Selama proses penjodohan sebaiknya kenari jantan dan betina dijemur dalam sangkar terpisah (07.00 - 09.30) sebaiknya kedua kenari dijemur berdekatan. *Kenari diberikan makanan bergizi seperti telor puyuh, sayuran, apel dan multivitamin. Pemberian sebaiknya selang seling agar kenari tidak bosan. *Pastikan kenari tidak gemuk, Bila kenari gemuk akan menghambat proses penjodohan. Cara mengetahui kenari yg gemuk bisa dilihat dibagian leher dan perut, bila kegemukan akan terlihat gumpalan lemak berwarna kuning. Jika kegemukan sebaiknya pakannya ditakar, tambahkan mentimun dan kenari dijemur setiap hari.

CIRI-CIRI KENARI BERJODOH: -Kenari jantan akan meloloh kenari betina walau dari luar sangkar. -Kedua kenari akur dan tidak berantem.